MISTERI HILANGNYA BATU TULIS

Lokasi Petilasan Batu Tulis (Peruri) Karawang

Sisa bongkahan  kerang laut yang sudah membatu di Situs atau makom batu tulis yang masih misteri kapan menghilangnya dan dimana sekarang letak keberadaannya, Lokasi ini pun tak jarang dari sebagian masyarakat masih percaya bahwa tempat ini memiliki nilai magis yang masih kental bahkan di sakralkan.

Bukti kesakralan tempat ini adalah masih ada sisa-sisa sesuguh seperti roko, pisang tanpa kulit di tusuk lidi, minuman (limun) juga sisa pembakaran kemenyan, pasalnya lokasi ini adalah salah satu situs batu tulis yang ada diwilayah Kuta Tandingan yang ramai di kunjungi yang menurut cerita para sepuh atau tokoh masyarakat lokasi tersebut ada nilai luhur yang mesti di lestarikan terlepas dari manfaat yang di percayai.

Rusaknya sebagian besar peninggalan- peninggalan kepurbakalaan dan pada fase kerajaan ini tak lain karena ulah manusia dengan pembangunan industrialisasi yang semakin membabi buta, menghancurkan bukti-bukti peninggalan sejarah yang seharusnya menjadi warisan bangsa bahkan hadiah dari alam dan para pendahulu kita untuk anak cucu sekarang. 

Seharusnya pembangunan tak mesti menghancurkan peninggalan-peninggalan sejarah dan bahkan mestinya diberi ruang khusus tentang pemeliharaan untuk selalu lestari, Pemerintah Kabupaten Karawang dan masyarakat harus berperan aktif dalam menjaga dan mengontrol setiap pembangunan agar tidak merusak alam dan sisa-sisa peninggalan tentang kemegahan sejarah kabupaten karawang.

dalam bahasa sunda Nalusur, naluntik, nalar dan nalipak yang memiliki arti Menelusuri meneliti mengetahui lalu kemudian melakukan perubahan yang signifikan bagi kemajuan negara dan bangsa merupakan peran semua pihak dari masyarakat samapai ke Pemerintah, peninggalan bukan berarti harus dipigusti namun hanya dapat dipupusti sebagai bentuk penghargaan terhadap peninggalan masa lalu dari para leluhur yang pernah menghuni alam ini. (Ris '18)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment