Kenikmatan Pria dan Wanita Mencapai Puncak Gunung

Puncak Mahameru 3676 mdpl

Banyak yang bilang wanita itu lemah namun jaman sekarang berbeda cerita dimana tidak sedikit wanita yang menjadi seorang pendaki gunung, bahkan banyak wanita yang telah mencapai puncak gunung tertinggi di negeri ini, gunung yang identik dengan tantangan kaum laki-laki, kini telah berubah menjadi tempat rekreasi bagi semua kalangan, pria dan wanita, tua dan muda, hampir disetiap musim liburan datang sekarang banyak mencari tempat ketinggian sebagai rujukan untuk mengisi liburan dan menghilangkan rasa penat setelah menjalani hari-hari dengan pekerjaan.

Bagi para wanita mendaki gunung mungkin sesuatu yang berat namun juga sebuah tantangan tersendiri dimana ada rasa tersendiri yang dirasakan ketika sampai di puncak gunung, kesan yang tak mudah dilupakan adalah ketika seseorang merakan seauatu yang paling dalam hidup, begitupun bagi seorang wanita adalah sebuah kebanggaan luar biasa karena bisa melakukan apa yang dilakukan oleh para kaum laki-laki, menurut bubu salah satu pendaki wanita dari Tapas yang tergabung di Pendaki Indonesia (PI) "Kebanggaan yang luar biasa manakala seorang wanita bisa menapakan kaki diatas ketinggian, terlebih lagi pada saat naik gunung bisa mendapat teman dan saudara baru itu sangat luar biasa apalagi kalau dapat jodoh lebih kreeen lagi" ungkapnya dalam diskusi diacara Milangkala PI Karawang yang ke 1 yang dilaksanakan di Situ Cipule Karawang.

Pendaki Gunung berupaya untuk mendapatkan kenikmatan puncak yaitu mencapai titik tertinggi namun dilain pihak ada pula yang memanfaatkan dari apa yang didapat seorang pendaki kemudian memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, hal ini yang menjadi kontroversi, "data yang disampaikan para pendaki melalui gambar yang di upload dimedia sosial dimanfaatkan oleh kapital berkedok koorporasi untuk menguasai kekayaan negeri ini" terang Bah Abuy dalam diskusi kecil dengan rekan-rekan Pendaki Indonesia di Situ Cipule Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang.

Mendaki gunung memang memiki sensasi tersendiri, ketinggian jadi tantangan menarik dimana semakin tinggi sebuah gunung semakin banyak orang yang ingin mendaki dan semakin indah panorama puncak gunung akan semakin banyak pula yang akan mengunjungi, ada kutipa sebuah lagu "gunung tinggi kan ku daki, lautan luas kan ku sebrangi" fakta itu yang ada bagi seorang pendaki dimana untuk mencapai puncak kenikmatan pendakian rela merogoh kocek besar asalkan apa yang diinginkan bisa tercapai tak peduli orang mau bilang apa, namun beda kalau menurut lman Sandi seorang pendaki asal Karawang berpendapat "gunung setinggi apapun gampang untuk didaki, namun hati wanita sulit diselami jadi jomlonya sampai saat ini belum mendapat solusi".

Kebersamaan, suka dan duka pastinya akan mengiringi dari sebuah pendakian, untuk meraih keindahan puncak gunung tak segampang yang bisa dilihat di film atau dalam cerita, untuk. mencapai puncak  gunung dengan segala keindahan membutuhkan pengorbanan, kesiapan mental dan fisik serta kesabaran, tak sedikit pendaki yang hanya berangan untuk sampai ke puncak namun tidak sampai karena adanya faktor lain yang menjadi penyebab gagal untuk sampai ke puncak, itu semua bisa dijadikan bahan untuk belajar akan makna kehidupan dimana untuk mencapai puncak keberhasilan butuh  proses dan jika mengalami kegagalan jangan pernah menyerah, teruslah berusaha pasti suatu hari akan mendapat hasil yang diharapkan.

Semoga saja selain untuk mendapatkan keindahan para pendaki bisa lebih mengabdi dengan lebih peduli lagi terhadap alam, keindahan dapat dikejar namun kerusakan sulit untuk mengembalikannya, jika tempat yang selalu menjadi tujuan dihancurkan apa masih bisa menikmati indahnya puncak jika gunung-gunung dibiarkan dihancurkan oleh pengusaha ? keindahan adalah titipan yang harus dijaga untuk diwariskan kegenerasi yang akan datang.
#selamatkan_gunung_indonesia
#lestarikan_alam


Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment