ALAM RUSAK BANJIR BANDANG PUN DATANG

Banjir Besar Desa Karangligar, Photo : Pepeling Karawang

Alam raya serta seluruh isinya adalah ciptaan tuhan yang harus tetap kita jaga kelestariannya, alam adalah qallammulloh yang merupakan Al-Quran tersirat yang harus difahami oleh seluruh manusia yang hidup dibumi ini, alam akan menjaga kehidupan ini jika manusia tidak merusak tatanannya yang ada dan manusia mampu menjaga kelestariannya, namun alam akan menujukan kemurkaannya jika manusia terus merusak tatanannya tanpa berfikir akan nasib kehidupan yang akan datang.

Banyaknya kejadian banjir bandang yang menimpa beberapa wilayah di negeri ini jika kita melihat faktor penyebabnya rata-rata karena telah rusaknya alam, banyaknya alih fungsi lahan diwilayah hulu yang merupakan wilayah serapan air akan mengakibatkan air tidak terserap dengan baik sehingga daya tampung sungai tidak mampu menampung air dan menimbulkan bajir bandang, faktor lain dikarenakan telah rusaknya mentalitas manusia yang lebih mementingkan kepentingan pribadinya dibandingkan dengan melihat sisi apa yang akan terjadi dikemudian hari, mengingat semua baru akan menyadari dan menyesali setelah terjadi.

Banjir bandang di Kabupaten Garut dan banjir bandang di Kabupaten Kuningan itu merupakan contoh dimana diakibatkan karena telah rusaknya alam didaerah hulu, hal ini semoga disadari oleh wilayah-wilayah lain terutama Kabupaten Karawang yang saat ini sedang dibombardir oleh indrustri agar bisa sedia payung sebelum hujan jangan sampai kejadian serupa terjadi menimpa Kabupaten Karawang mengingat kita tidak tahu akan datangnya malapetaka namun kita harus meyakini jika alam rusak maka tinggal menunggu waktu akan datangnya malapetaka itu, innalillahiwainnaillaihirozziun

Kita bisa melihat dan membandingkan apa ada salah satu wilayah di Indonesia yang alam nya lestari terjadi bencana banjir bandang ? tuhan tidak akan menghukum manusia, hanya manusia itu sendiri yang akan menghukum dirinya sendiri karena perbuatan yang dilakukan oknum manusia yang tidak bertanggungjawab, maka dari pada itu bencana yang terjadi melanda beberapa daerah merupakan karena ulah manusia itu sendiri yang telah merusak alam dari kelestarianya, jika serapan air memadai dengan kelestarian pohonnya maka stabilitas air akan terjaga sehingga akan terjaga dari luapan air dahsyat karena sudah tidak ada yang menampung dan menyerap.

Apa yang terjadi seharusnya menjadi bahan pembelajaran dimana jika ala mini hancur maka alam juga bisa mengubur sebuah kehidupan yang ada, dan jika alam lestari maka alampun akan menjaga kelestarian kehidupan ini, sudah selayaknya untuk seluruh pihak untuk bisa melihat sisi manfaat dan sisi madharat dalam hidup ini mengingat apa yang diperbuat hari ini akan menentukan nasib generasi berikutnya, kepentingan itu tidak aka nada habisnya namun manusia hidup pasti ada akhirnya, maka sudah selayaknya jika manusia bisa lebih berfikir apa yang bisa diperbuat untuk diwariskan ke yang akan menjalani kekehidupan berikutnya.

Saat ini alam sudah begitu memprihatinkan, hampir diseluruh wilayah di Indonesia mengalami kerusakan, semua diakibatkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, banir bandang dimana-mana, gempa bumi, abrasi pantai, abrasi sungai, gunung meletus semua terjadi karena keseimbangan alam yang sudah rusak sehingga panas menimbulkan gejolak suhu bumi, peningkatan air menimbulkan bencana banjir dan abrasi dan jika dilihat semua karena diakibatkan oleh sudah rusaknya alam ini serta bukan tidak mungkin akan terjadinya kembali bencana maha dahsyat menimpa bumi sehingga akan kembali ke kehidupan awal.

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (Q.S. Ar Rum (30) : 41-42).

Jika melihat ayat diatas mereka (manusia) yang menyebabkan kerusakan di darat dan dilaut adalah orang-orang yang telah menyekutukan allah, dalam hal ini Al-Quran pun menjelaskan akan nilai-nilai kelestarian, namun kenapa begitu sedikit atau jarang para ulama, ustadz, habib, dan lainnya yang menyampaikan akan betapa pentingnya menjaga dan melestarikan alam ini, karena kelestarian alam akan menjadikan kelestarian umat, akan menjadikan kelestarian negeri dan akan menjadikan kelestarian kehidupan dimuka bumi.

#selamatkan_alam_karawang
#pepelingkarawang 

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment